blog-img

Pendampingan Individu 4 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 Kab. Pekalongan

Muhaimin,S.Pd.M.Si | Pendidikan | 25/08/2024

Hadirnya guru penggerak diharapkan mampu menggerakkan komunitas belajar. Itulah program pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru.

Pendampingan Individu (PI) merupakan salah satu tahapan dalam program pendidikan guru penggerak. Sementara PI itu sendiri telah sampai pada tahap ke 4 terjadwal sejak Kamis (15/8) hingga Jumat (23/8) untuk semua Calon Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Pekalongan.

Tujuan kegiatan Pendampingan Individu 4 adalah membantu Calon Guru Penggerak menerapkan hasil pembelajaran daring dan lokakarya sehingga Calon Guru Penggerak mampu:

1.mengembangkan diri sendiri dan juga guru lain dengan cara melakukan refleksi, berbagi, dan kolaborasi;

2.memiliki kematangan moral, emosional, dan spiritual untuk berperilaku sesuai kode etik; dan

3.merencanakan, menjalankan, merefleksikan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan melibatkan orang tua.

Indikator keberhasilan dari kegiatan pendampingan individu 4 yaitu:

1.CGP mampu merefleksikan diri dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring sebulan terakhir;

2.CGP mampu menerapkan budaya positif, pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional dalam proses pembelajaran di kelas;

3.CGP mampu merumuskan pengembangan diri ke depan sesuai umpan balik pasca-observasi.

Pendampingan dilaksanakan dalam bentuk supervisi akademik dengan paradigma berpikir coaching. Dalam pendampingan ini ada tiga tahap, yaitu awal, inti, dan akhir.

Pertama, bagian awal

Pada bagian awal ini Pengajar Praktik (PP) menyampaikan salam dan menanyakan kabar kepada Calon Guru Penggerak (CGP). Tidak lupa menyampaikan tujuan dan fokus pendampingan individu-4

Selanjutnya PP mendiskusikan tentang pengalaman belajar CGP selama sebulan terakhir. Setelah itu, diskusi tentang hambatan yang dialami selama menjalankan tugas sebagai CGP di sekolah.

Kedua, bagian inti

Bagian inti pendampingan terdiri dari tiga langkah, yaitu pra observasi, observasi, dan pasca observasi. Tahap pra dan pasca observasi dilakukan melalui percakapan coaching. Berikut ini uraian aktivitas kegiatan pendampingan yang dilakukan terhadap salah satu CGP dampingan dari Suyono PP Angkatan 10.

Nurtrianik (CGP SDN 07 Kedungwuni)

Tahap Pra Observasi.

Pada tahap ini PP mengawali dengan menyampaikan tujuan besar pelaksanaan supervisi akademik. Setelah itu meminta CGP menyampaikan capaian yang diinginkan dalam percakapan pra observasi.

PP selanjutnya menanggapi dan melanjutkan pertanyaan untuk menggali aspek pengembangan yang CGP inginkan untuk dibantu secara spesifik. Melalui percakapan coaching, PP mendapat gambaran dari jawaban CGP.

Area yang ingin dikembangkan CGP, yaitu mengembangkan kompetensi memandu proses belajar mengajar yang efektif dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan penerapan Kompetensi Sosial Emosional (KSE). Hal ini didasari karena masih kurangnya kompetensi CGP untuk membuat murid fokus pada proses pembelajaran. Secara spesifik, CGP ingin mengembangkan kompetensi diri dalam penggunaan strategi pembelajaran.

Melalui percakapan, PP mendapat gambaran CGP menggunakan strategi model cooperative learning dengan metode diskusi dan tanya jawab, sehingga diharapkan model pembelajaran ini akan bisa membuat murid fokus dalam proses pembelajaran.

Setelah itu, PP pun meminta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah diperbaiki berdasarkan masukan sebelumnya. Tahap pra observasi ditutup dengan kesimpulan dari CGP, yaitu berupa kesiapan melakukan proses pembelajaran dengan area pengembangan memandu proses belajar mengajar yang efektif.

Tahap Observasi.

Pada tahap ini CGP melaksanakan proses pembelajaran sesuai RPP yang telah disusun. PP sebagai supervisor melakukan pengamatan setiap aspek dalam proses pembelajaran.

Selain itu, PP juga mencatat data-data penting sebagai bekal umpan balik pada tahap pasca-observasi. Pada tahap ini, PP mengamati semua aspek yang ada sesuai lembar observasi. Namun, memberikan tekanan pada area pengembangan yang ingin ditingkatkan CGP.

Tahap Pasca Observasi.

Pada tahap ini CGP menyampaikan capaian yang diinginkan dari percakapan. Capaian yang diharapkan CGP adalah memperoleh umpan balik dari PP untuk perbaikan. Selanjutnya, PP meminta CGP melakukan refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilaksanakannya.

Berdasarkan hasil refleksi singkat, PP memberikan apresiasi. Setelah itu meminta izin menyampaikan data hasil observasi. Data hasil observasi menunjukkan CGP perlu meningkatkan kompetensi dalam penggunaan beberapa strategi pembelajaran serta menajamkan penerapan KSEnya.