Sragi, 31 Maret 2022, Pelaksanaan kegiatan seminar hasil karya ilmiah berupa penelitian tindakan sekolah di SMP Negeri 5 sragi telah dilaksanakan dengan sukses, Margiati, S.Pd. M.Pd. yang bertindak sebagai penyaji memaparkan hasil penelitiaanya dengan judul “Peningkatan minat baca dan kompetensi pedagogik guru SMP Negeri 5 Sragi melalui program gerakan literasi sekolah pasti baca pasti bisa ( PBPB )” Dalam penelitian ini peneliti melakukan tindakan berupa gerakan literasi sekolah yaitu memfasilitasi dan mendorong guru untuk membaca beragam buku – buku yang telah disediakan di perpustakaan sekolah dengan program membaca terpantau dan membaca mandiri dari program ini dilanjutkan dengan bedah buku dimana guru mengupas buku yang telah dibaca agar guru – guru yang lain juga memahami garis besar isi buku tersebut. Penelitian yang dilakukan oleh Margiati S.Pd.M.Si yang juga kepala SMP Negeri 5 Sragi mampu membuka kesadaran guru bahwa membaca adalah sebuah kebutuhan dengan membaca guru semakin percaya diri, berwawasan luas, muncul keberanian memunculkan ide gagasan dan berdinamika dalam menjalankan tugas keprofesiannya ini berarti bahwa guru – guru di SMP Negeri 5 Sragi juga semakin meningkat kompetensi pedagogiknya.

Margiati, S.Pd.M.Pd Saat Memaparkan Hasil Penelitian
Tidak berlebihan bila peneliti Margiati, S.Pd.M.Pd berkesimpulan bahwa dengan membaca dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru sebab dengan membaca seseorang akan :
- Dapat Menstimulasi Mental, Dengan membaca buku dapat menjaga otak agar bisa tetap aktif sehingga dapat melakukan fungsinya secara baik dan benar. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan membaca buku dapat merangsang mental bahkan dapat mencegah penyakit Alzheimer dan demensia.
- Dapat Mengurangi Stress, Dengan melakukan kegiatan membaca yang bisa dilakukan selama beberapa menit dapat membantu menekan perkembangan hormon stress seperti hormon kortisol. Dengan membaca dapat membuat pikiran lebih santai sehingga hal tersebut dapat membantu menurunkan tingkat stress hingga 67%.
- Menambah Wawasan dan Pengetahuan, Dengan membaca buku dapat mengisi kepala kita tentang berbagai macam informasi baru yang selama ini belum kita ketahui yang kemungkinan besar hal tersebut dapat berguna bagi kita nantinya. Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, maka kita akan lebih siap untuk menghadapi tantangan hidup baik dimasa sekarang maupun di masa-masa yang akan datang.
- Dapat Menambah Kosakata, Semakin banyak melakukan kegiatan membaca buku, maka akan semakin banyak kita mendapatkan penjelasan mengenai hal-hal yang belum kita ketahui, serta dapat menambah jumlah kosakata yang bisa kita gunakan dalam kehidupan keseharian kita. Hal ini tentu saja dapat membantu bagi kita untuk dapat mengartikulasikan, membantu menyampaikan pendapat dengan bahasa yang lugas, serta dapat menambah rasa percaya diri pada saat berbicara dengan orang lain.
- Melatih Ketrampilan untuk Berfikir dan Menganalisa, Manfaat membaca buku dapat melatih otak untuk dapat berfikir lebih kritis maupun menganalisis adanya masalah yang tersaji dalam apa yang kita baca
- Melatih untuk Dapat Menulis Dengan Baik, Dengan bertambahnya kosakata yang kita miliki dari kegiatan membaca buku, otomatis dapat membantu kita untuk dapat membuat karya tulis sendiri dengan bahasa yang sebaik atau bahkan bisa lebih baik dari apa yang telah kita baca sebelumnya.
- Dapat Membantu Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif, Berdasarkan study yang dilakukan oleh Rush University Medical Center menyatakan bahwa Seseorang yang menghabiskan waktu mereka untuk melakukan kegiatan kreatif atau intelektual seperti membaca mengalami tingkat penurunan kognitif hingga 32% daripada mereka yang tidak membaca dikemudian harinya. Membaca buku dapat membuat otak bekerja lebih efisien yaitu dengan mengubah strukturdengan mengubah struktur neuropathologies yang berkaitan dengan usia.
Ketentuan Seminar Hasil Penelitian
Hasil Penelitian guru kalau akan dinilaikan dalam bentuk laporan maka wajib diseminar sebagai bukti bahwa hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan, di dalam seminar ada ketentuan – ketentuan yang harus dipenuhi
-
Seminar dilakukan di tempat sekolah peneliti
-
Dihadiri minimal 15 peserta dari 3 sekolah sekitar ketentuan ini tidak berlaku bagi sekolah terpencil/khusus dan Satuan Pendidikan Indonesia Luar Negeri (SPILN).
Sebelum melakukan kegiatan seminar sekolah membentuk panitia yang akan bertugas mempersiapkan, melaksanakan dan membuat administrasi pelaksanaan seminar.
Kegiatan yang dilakukan panitia dalam mempersiapakan kegiatan seminar :
-
Membuat surat undangan untuk penyaji materi, pengarah/penyelaras dan peserta yang akan diundang
-
Membuat daftar hadir peserta
-
Membagi tugas saat kegiatan seminar : acara seremonial ( pembawa acara, pemimpin lagu Indonesia Raya, pembaca do,a ), acara seminar ( moderator, notulen, dokumentasi )
Setelah acara seminar selesai beberapa adminitrasi harus diselesaikan oleh panitia yaitu :
-
Berita acara berisi keterangan waktu, tempat, peserta, notulen seminar, dan dilengkapi dengan daftar hadir peserta dan ditandatangani oleh ketua panitia seminar dan kepala sekolah
-
Surat keterangan telah mengikuti seminar untuk peserta, penyaji dan penyelaras
Kegiatan seminar karya ilmiah berupa penelitian tindakan sekolah di SMP Negeri 5 Sragi diharapkan memberikan inspirasi untuk guru dan kepala sekolah untuk bisa terus mengembangkan kompetensi profesinya.